Perubahan Formasi Munchen Di Era Pep Guardiola

Perubahan Formasi Munchen Di Era Pep Guardiola

Perubahan Formasi Munchen Di Era Pep Guardiola

Perubahan Formasi Munchen Di Era Pep Guardiola – Musim lalu ketika Bayern Munchen masih dipegang oleh Juup Heynckes, Bayern Munchen sering mengandalkan serangan balik yang sangat cepat dan efektif dimana mereka langsung menuju ke jantung pertahanan lawan. Di tangan Heynckes jelas permainan Munchen mengandalkan operan dari kaki ke kaki yang memanfaatkan kecepatan dan juga power untuk membuat lini belakang lawan sedikit kewalahan. Namun perbedaan langsung terjadi usai Pep Guardiola masuk menggantikan peran Juup Heynckes tersebut. Sebelumnya Pep pernah mengatakan bahwa dirinya tidak akan merubah system permainan dari Bayern Munchen peninggalan dari jaman Juup Heynckes. Namun tampaknya yang terjadi justru kebalikannya.

Perubahan Formasi Munchen Di Era Pep Guardiola – Kedatangan Pep Guardiola masuk sebagai pelatih anyar Bayern Munchen, mantan pelatih Barcelona ini langsung merubah formasi dari 4-2-3-1 menjadi 4-1-4-1. Jelas perubahan ini menjadi sangat fundamental. Tentu aja Pep akhirnya merubah hampir semua gaya permainan Bayern Munchen. Praktis ucapannya yang mengatakan bahwa dirinya tidak akan merubah gaya bermain Munchen tampaknya tidak kesampaian. Formasi 4-1-4-1 sendiri nyaris sama dengan formasi 4-3-3. Perbedaannya hanyalah di sektor dua sayap yang terdapat di dalam formasi tersebut. Di formasi 4-1-4-1 ini, dua sayap sedikit berada di area lebih dalam atau sedikit diletakkan di belakang. Dan jelas saja formasi ini sangat mendukung untuk permainan ball possession kegemaran Pep Guardiola tersebut.

Perubahan Formasi Munchen Di Era Pep Guardiola – Di formasi milik Pep tersebut, ia hanya akan memasang 1 gelandang bertahan yang menjadi perisai pertama dalam pertahanan yang tentu saja tidak boleh terlalu sering maju ke depan. Jika ia maju ke depan, praktis gelandang bertahan ini memiliki kecepatan untuk kembali ke posisi semula dan menahan serangan yang masuk ke area pertahanan timnya. Dan tentu saja berbeda dengan formasi Heynckes. Ia menggunakan 2 gelandang bertahan yang berbeda tipe. Yang satu akan bertugas untuk menjaga pertahanan, sementara yang lainnya jelas membantu serangan dan memiliki tugas untuk membagi bola ke lini depan. Dua sosok gelandang serang di formasi 4-1-4-1 milik Pep Guardiola, jelas memiliki tugas untuk mengatur irama permainan. Jika kedua gelandang ini bergerak terlalu kedalam, tentu saja tempo permainan menjadi lebih lambat.

Perubahan Formasi Munchen Di Era Pep Guardiola – Sementara jika mereka bergerak cepat ke depan, tentu saja tempo permainan cepat akan tersaji disini. Jika Heynckes menggunakan sosok Bastian Schweinsteiger untuk menjadi peran gelandang bertahan yang membagi bola, maka javi Martinez akan bertugas untuk menjaga daerah pertahanan. Sementara di era Pep Guardiola, peran gelandang bertahan ini diberikan kepada sosok Phillip Lahm yang bergantian dengan Bastian Schweinsteiger. Tentu saja factor penguasaan bola menjadi factor utama yang dilakukan oleh Pep Guardiola ketika melatih Bayern Munchen tersebut. Dan formasi 4-1-4-1 menjadi formasi baku di skuad Die Roten ini.