Persepar Ajukan Banding

 Persepar Ajukan Banding

Persepar Ajukan Banding

Saat ino Persepar mempunyai sebuah rencana yaitu mengajukan adanya banding. Berbekal adanya sebuah dukungan yang mengalir dari seluruh masyarakat Kalimantan Tengah terutama adalah seluruh pengurus amatir dari Kalimantan Tengah ini, yaitu klub Persepar Palangkaraya memang berani untuk dapat melakukan adanya banding ini pada pihak PSSI yang mungkin dianggap sangat tidak adil karena tidak meloloskan adanya klub ini dalam kompetisi pada musim depan nantinya. Pada saat ini memang klub Persepar Palangkaraya dinyatakan tidak lolos dalam adanya verifikasi oleh pihak PSSI, hal ini dikarenakan klub ini dianggap kurang dalam masalah infrastruktur yang memang ini adalah menjadi penilaian yang utama yang akan dapat dijadikan pertimbangan bagi pihak PSSI sebagai penyelenggara kompetisi pada musim depan ini.

Selain adanya syarat pelunasan gaji pemain yang memang masih menjadi tunggakan ternyata masalah infrastruktur juga menjadi sebuah kendala bagi peserta yang dalam verifikasi pada musim depan. Salah satunya adalah yang dihadapi oleh Persepar ini, meskipun pihak manajemen mengaku bahwa infrastruktur dari klub sudah sesuai dengan standar yang memang telah ditentukan bahkan mereka tidak memiliki adanya tunggakan gaji para pemain pada musim yang lalu. Seperti yang kita lihat PSSI dapat meloloskan klub-klub yang saat ini masih memiliki adanya tunggakan gaji para pemainya pada musim yang lalu, dan mengapa Persepar yang katanya memiliki masalah infrastruktur ini tidak dapat lolos. Hal inilah yang membuat pihak klub merasa diperlakukan tidak adil dibadiingkan dengan klub yang lainya, sehingga mereka memutuskan untuk melakukan adanya banding. Jika nantinya Persepar diminta untuk menunjukan adanya kelengkapan infrastruktur maupun berkas-berkas pelunasan gaji maka mereka akan menunjukkan hal ini.

Direktur Kompetisi klub Persepar Palangkaraya, yaitu Sigit Widodo mengatakan bahwa saat ini klub sudah mendapatkan adanya banyak dukungan untuk melakukan banding dengan pihak PSSI, dan surat adanya dukungan itu memang saat ini sudah berada dalam tangan salah satu Komite Eksekutif dari PSSI. Persepar nantinya berharap akan bisa membawa klub ini dalam sebuah kebenaran meskipun terlihat sulit, pasalnya keputusan yang diambil oleh pihak PSSI ini memang sepertinya sulit untuk diganggu gugat. Menurut Sigit Widodo stadion yang diajukan oleh pihak klub disinyalir sudah memenuhi adanya syarat penilaian yang dilakukan oleh pihak PSSI namun entah mengapa Stadion Gajayana yang dinilaia memenuhi kriteria itu ternyata dianggap kurang sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pihak klub. Dengan adanya banding ini nantinya diharapkan PSSI akan bisa memikirkan ulang adanya keputusan yang telah mereka ambil untuk tak meloloskan klub Persepar Palangkaraya ini. Diharapkan nantinya PSSI akan bisa untuk membuka hati bahwa memang sebenarnya keputusan yang diambilnya itu kurang tepat.