Kontroversi Persija Ingin Ikut Verifikasi

Kontroversi Persija Ingin Ikut Verifikasi

Kontroversi Persija Ingin Ikut Verifikasi

Klub Persijap Jepara saat ini memang tak mampu untuk melakukan adanya menuntaskan sebuah kewajiban yang mana memang sangat berat yaitu untuk membayar adanya tunggakan gaji para pemain yang mana hingga tenggat waktu yang mana penyerahan dalam berkas verikafi. Supaya nantinya akan bisa untuk melakukan adanya verifikasi, Persijap nantinya akan menjanjikan menjual 20% sahamnya. Bertempat dalam Kantor PSSI, Senayan pada hari Kamis 5/12 CEO dari Persijap Jepara yaitu Said Bassalamah yang mana memang datang untuk dapat menyerahkan adanya berkas-berkas adanya sebuah persyaratan dari verifikasi ini. Dia saat itu mengklaim bahwa memang berkas-berkas ini nantinya sudah lengkap untuk dapat disetorkan pada PSSI. Semua dari aspek ini memang sudah dapat diserahkan pada pihak PSSI yang ada di Jakarta. Memang pada awalnya Persijap mengaku masih ada kendala yang mana adalah soal adanya gaji pemain yang mana belum dapat diberikan.

Tapi sampai dengan saat ini mereka akan berusaha untuk mencari adanya dana untuk dapat memenuhi adanya tunggakan dari gaji pemain ini dan mereka akan dapat berbicara dengan pihak PSSI. Dakui oleh Said Bassalamah yang mana Persijap Jepara saat ini masih memiliki utang atas tunggakan gaji yaitu sebesar Rp. 1,8 miliar yang mana pada pemain dalam sebuah bentuk tunggakan gaji. Oleh sebab itu nantinya klub akan berusaha untuk melakukan adanya menjual sahamnya yaitu sebesar 20 % untuk nantinya dapat membayar seluruh dari tunggakan gaji pemain sekaligus nantinya akan menjadi sebuah jaminan bahwa nantinya Persijap akan dapat menyelesaikan adanya masalah utang pada semua pemain. Dilanjutkan oleh Said yang mana beberapa pihak yang sudah dapat menyatakan adanya tertarik untuk nantinya memberikan kepemilikan dari saham Persijap.

Namun memang Persijap saat itu akan dapat menolak adanya sebuah penawaran yang nantinya akan dapat datang karena memang pemain akan datang dari luar jawa ini nantinya, sementara itu nantinya mereka saat ini ingin sekali mendapatkan investor baru yang mana berasal dari Jepara. Saat ini memang sudah ada beberapa yang akan berniat untuk membeli saham tersebut, tapi klub sangat menginginkan bahwa nantinya yang membeli adalah investor asli Jepara. Said datang ke Jakarta yang mana ingin menjelasakan secara gambling pada pihak PSSI yang mana akan masalah yang dihadapi oleh klub. Meskipun memang kesulitan dalam melakukan adanya pembayaran gaji namun mereka nantinya akan punya cukup dana untuk melakukan adanya kompetisi pada musim ini nantinya. Said mengaku bahwa saat ini mereka punya banyak sponsor yang nantinya akan memberikan dana untuk pertandingan yang akan dilakukan pada musim depan.