Conte Tutup Mulut Tentang Pengaturan Skor

Conte Tutup Mulut Tentang Pengaturan Skor

Conte Tutup Mulut Tentang Pengaturan Skor

Usai membawa timnya Juventus menang atas Atalanta pada laga terakhir Juventus di tahun 2013, sang pelatih yakni Antonio Conte melakukan aksi tutup mulut kepada pers. Tidak mau menimbulkan polemik atas insiden ini, Beppe Marrotta sebagai Direktur Umum Juventus kemudian memberikan pernyataan terkait aksi tutup mulut yang dilakukan oleh Antonio Conte tersebut. Dalam lawatan ke markas Atalanta di Stadion Atleti Azzuri hari Minggu tanggal 22 Desember silam, Juventus meraih kemenangan dengan skor 4-1. Usai laga Antonio Conte tidak melakukan konferensi pers yang biasanya dilakukan oleh allenatore berusia 44 tahun tersebut. Marrotta mengatakan jika aksi yang dilakukan oleh pelatih yang sukses membawa Juventus memenangi gelar scudetto musim lalu tersebut sebagai bentuk kekesalannya karena Conte kembali dikait-kaitkan dengan skandal pengaturan skor di Italia.

Kepada Sky Sports Marotta menjelaskan jika sudah menjadi tugas bagi klub untuk mendukung sang pelatih untuk membuatnya tetap merasa tenang dalam situasi seperti saat ini. Marotta mengakui jika Conte merasa sakit hati setiap ada informasi dan perkembangan baru dalam proses penyelidikan kasus pengaturan skor atau Calcioconmesse dan dan namanya selalu dikait-kaitkan lagi meski Ocnte sendiri sudah menjalani hukuman atas kasus yang sama tersebut. Marotta mengatakan jika Conte tidak melakukan konferensi pers karena tidak ingin kembali mendapat pertanyaan yang sama dan memberikan jawaban-jawaban yang sama pula tentang sesuatu yang sudah pernah dialaminya dan berusaha untuk dilupakan.

Pada tahun 2012 yang lalu, Antonio Conte memang pernag terseret kasus pengaturan skor yang membuat Conte harus menerima sanksi berupa dilarang mendampingi Juventus selama 10 bulan. Conte sendiri adalah sosok pelatih muda yang sukses karena memberikan dua buah gelar scudetto bagi Juventus dalam dua musim terakhir. Belakangan ini nama Antonio Conte kembali dihubungkan dengan pengaturan skor setelah pihak kepolisian di Italia memperoleh perkembangan baru dalam kasus pengaturan skor yang juga menyeret nama mantan gelandang AC Milan Gennaro Gattuso dan pemain Lazio Christian Brocchi. Bahkan kedua rumah sosok ini sudah digeledah oleh pihak kepolisian dan mendapat beberapa bukti yang kembali mencuatkan nama Conte.