Agen Bola Kilas Balik Aksi AC Milan

Kilas Balik Aksi AC  Milan

Kilas Balik Aksi AC  Milan

Agen Bola – Salah satu laga seru di Match day 3 Liga Champions pekan lalu adalah pertandingan antara AC Milan dan Barcelona di San Siro pada Rabu (23/10) lalu. Walau akhirnya berhasil menahan imbang La Barca dengan skor satu sama, posisi klasemen sementara group H tetap dengan  Barcelona di posisi puncak dan AC Milan menyusul dengan jarak dua poin dibawahnya. Tim tuan rumah mencuri keunggulan lebih dulu berkat blunder Javier Mascherano, yang berbuah gol manis untuk Robinho. Tak lama, skuad asuhan Gerardo Martino menyamakan kedudukan dengan sepakan malas-malasan Lionel Messi ke gawang AC Milan. Lalu, apa yang dapat disimpulkan dari laga pamungkas group H Liga Champions tersebut?

1. Kaka kembali beraksi

Dipulangkan kembali ke San Siro dengan status free transfer, banyak yang mengira masa kejayaan Kaka telah habis. Tapi pada laga kemarin, Kaka menunjukan kembali performa kebintangan yang sempat padam selama empat musim terakhir. Salah satunya adalah assist manis untuk gol Robinho malam itu. Bukan hanya itu saja, sepanjang laga, Kaka pun menunjukan performa ciamik hingga membuat dirinya dijuluki Man Of The Match oleh Milanisti.

2. Robinho mimpi buruk untuk Galliani

Melesakkan satu gol kemenangan untuk Milan, Adriano Galliani, sang petinggi di San Siro rupanya tak puas. Ia bahkan mengaku masih terbayang-bayang dengan satu peluang emas yang dibuang percuma oleh Robinho. Padahal, crossing dari sektor kiri sangat sempurna, namun ia meloloskan bola lewat begitu saja.

3. Formasi 4-3-3 cocok untuk Milan

Di laga malam itu, Allegri mengembalikan Milan ke formasi 4-3-3. Ini berkat saran pintar dari sang presiden Silvio Berlusconi dan Galliani. Ini terlihat sekali pada babak pertama, lini serang Milan terlihat begitu hidup.

4. Milan dapat membaca pola serangan lawan

Salah satu kelemahan Barcelona adalah ketika berlaga ke kandang klub-klub dari Italia. Dan ini terjadi pula kala melawat ke San Siro. Ini disebabkan tak lain karena tipe – tipe tim Italia yang main secara taktis dan sangat bergantung pada kolektifitas. Tak heran lah bila lini serang skuad raksasa Spanyol ini melempem. Dan ini dibaca dengan sempurna oleh Allegri. Ia menitahkan para winger untuk tak segan mundur ke lini bertahan bila diperlukan. Terbukti ampuh ketika Neymar dan Alexis Sanches tak dapat banyak berkutik. Bahkan Lionel Messi beberapa kali harus turun menjemput bola sendirian.

5. Liga Champions ada di darah Milan

Milan memang tak banyak menunjukan aksi apik di ajang domestik Serie A, tapi ceritra berbalik di arena Benua Biru. Lihat saja, hingga matchday ketiga, Milan masih tak terkalahkan. Agen Bola