Agen Bola Dikurangi Tiga Poin, Arema Tetap Runner Up

Dikurangi Tiga Poin, Arema Tetap Runner Up

Dikurangi Tiga Poin, Arema Tetap Runner Up

Agen Bola – Walaupun harus menerima sanksi berupa pengurangan tiga poin karena kasus transfer yang dilakukannya di musim 2010, tim Arema Cronous akhirnya tetap berhasil mengakhiri kompetisi Liga Super Indonesia musim 2012/13 di posisi kedua. Hal ini dipastkikan setelah Arema mengalahkan lawan terakhirnya Persiram Raja Ampat dengan skor tipis 2-1.

Bertanding di markas Persiram, Stadion Wombik yang berkontur tidak rata, Singo Edan menampilkan permainan penuh semangat tinggi. Arema sanggup mengungguli tuan rumah lebih dulu dengan dua gol yang dicetak oleh Greg Nwokolo di menit ke 36 dan Gede Sukadana di menit 64. Sedangkan Persiran hanya mampu mencetak satu gol untuk menipiskan kekalahan dari titik penalti yang dilakukan oleh Steven Ambiri. Dengan hasil ini, Arema sukses mengumpulkan 66 angka dan sudah tidak bisa dikejar oleh pesaing mereka yang berada di bawahnya. Dalam laga ini Arema tidak dibela oleh Christian Gonzales dan Hasyim Kipuw yang menerima hukuman akumulasi kartu kuning.

Didukung oleh ratusan Aremania yang hadir di Stadion Wombik, anak asuh Rahmad Darmawan tampil lebih mendominasi laga dibanding tuan rumah. Meski harus bermain di lapangan yang tidak rata, Arema tetap mampu bermain efektif. Hasil ini juga menjadi salah satu catatatn terbaik yang pernah dilakukan oleh Arema dalam tur Papua dengan catatan du hasil kemenangan. Ini juga seolah membuktikan bahwa pengurangan poin oleh FIFA tidak membuat mereka menjadi terbebani, malah hukuman ini menjadi motivasi tambahan bagi para pemain mengejar posisi runner up. Pelatih Rahamad Darmawan mengatakan pengurangan poin menjadi motivasi tambahan dan timnya memberikan respon yang bagus terkait hukuman itu dengan berhasil mengamankan posisi dua klasemen akhir. RD mengatakan dirinya sangat mengapresiasi perjuangan anak-asuhnya. Persiram sendiri sebenarnya selalu tampil kokoh jika bertanding di kandang mereka sendiri, tapi Arema  seolah mampu tampil sangat percaya diri dan berhasil meraih angka sempurna.

Sementara pada laga lain, tim Persegres Gresik United harus meraih hasil kekalahan ketika melawat ke tim yang sudah dipastikan degradasi ke Divisi Utama musim depan, Persidafon Dafonsoro. Gresik United tampil kesulitan menghadapi tuan rumah yang walaupun menang tidak akan menyelamatkan posisi mereka di klasemen akhir. Tuan rumah unggul lebih dulu oleh gol yang dicetak oleh David Laly. Gresik United kemudian membalas dengan sepakan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan Ahmad Sembiring. Tapi hasil imbang yang sudah di depan mata harus buyar karena Persidafon mendapat hadiah penalti di penghujung babak pertama. Hadiah penalti diberikan setelah wasit menilai pemain Gresik United Lan Bastian melakukan handsball di dalam kotak penalti. Pape N’Diaye yang melakukan eksekusi penalti sukses menyarangkan bola ke dalam gawang Gresik United yang dijaga oleh penjaga gawang Hery Prasetya. Kekalahan ini menahan posisi Gresik United dipapan tengah klasemen akhir ISL 2012/13. Agen Bola