AC Milan Rindukan Sosok Paolo Maldini

ac milan rindukan sosok paolo maldini

AC Milan Rindukan Sosok Paolo Maldini

Agen Poker Indo – Sudah empat tahun lamanya AC Milan ditinggal oleh sosok mantan pemain terbaik mereka yang telah setia membela mereka sejak awal hingga akhir kariernya dipentas sepakbola profesional sebagai pemain. Sosok yang dimaksud yakni Paolo Maldini. Dari hasil catatan yang dilansir FIFA, Paolo Maldini sudah menghabiskan waktunya selama 31 tahun bersama AC Milan sejak ia berusia 10 tahun. Ia pun akhirnya memutuskan untuk menggantung sepatu pada usia 41 tahun. Selama enam tahun lamanya ia berjuang bersama skuad junior AC Milan dan 25 tahun bersama tim senior AC Milan. Loyalitasnya bersama I Rosonerri tersebut membuat pihak AC Milan memutuskan untuk mengabadikan nomor punggung 3 yang ia kenakan.

Mungkin tak banyak pemain yang mampu menunjukkan loyalitasnya terhadap klub seperti yang Maldini tunjukkan. Salah satu pemain yang juga bisa menunjukkan loyalitasnya terhadap klub ialah Francesco Totti bersama AS Roma. Bersama AC Milan, Maldini sudah mampu meraih tujuh gelar juara Liga Italia, lima Liga Champions, dan 3 Piala Interkontinental. Sebenarnya masih banyak yang dapat kita bahas mengenai perjalanan kariernya. Namun ada hal lain yang juga menarik untuk kita bahas, salah satunya ialah ia adalah sosok pemain belakang yang memiliki kemampuan diatas rata-rata pemain belakang lainnya. Tak jarang ia mampu menunjukkan kemampuan mengumpan bola, bahkan mencetak gol. Penempatannya dalam mengawal pergerakan musuh bisa diacungi jempol. Terbukti dia adalah sosok pemain belakang yang jarang berlari, namun penempatannya dalam menghentikan pergerakan musuh sangat bagus. Tak jarang ia sering menjadi tembok terakhir barisan pertahanan AC Milan.

Perjalanan kariernya tak selamanya berjalan mulus. Ia pernah merasakan gestur tidak menyenangkan terhadapnya dari para Milanisti. Kala itu ia sedang menjabat sebagai kapten, namun para Milanisti malah membentangkan poster nomor punggung 6 yang dulu dimiliki oleh Franco Baresi dimana Baresi lah yang diakui sebagai kapten Milan. Pada masa kejayaannya ia menjadi sosok panutan para pemain bertahan lainnya. Ia juga sosok kapten yang baik. Terbukti sampai saat ini AC Milan kesulitan mencari sosok kapten yang tepat dalam skuadnya. Namun ada hal yang ironis pada perjalanan kariernya bersama timnas Italia. Ia tidak pernah mencicipi gelar juara bersama timnas Italia. Karier terbaiknya hanya ia raih sebagai runner up Piala dunia 1994 dan Piala Eropa 2000.

Pada beberapa waktu lalu ia sempat datang ke Indonesia bersama AC Milan Glorie. Ia melakoni laga bersama rekan-rekan terdahulunya. Penampilannya tak banyak berubah, hanya saja kemampuan fisiknya yang berubah. Hal itu memang berkaitan dengan faktor usia yang sudah tidak muda lagi. Ia mengaku jika dirinya mengidolakan sosok Franco Baresi. Menurutnya Baresi adalah sosok pemain yang mampu menunjukkan loyalitasnya terhadap klub yang ia bela.